Produsen & Distributor Thibbun Nabawi dan Herbal

Sehat dengan Sunnah Thibbun Nabawi dan Herbal

Mahkota Dewa : Tanaman Penakluk Kanker

Posted by nabawiherba on July 26, 2007

Intisari, 2003

Dunia tanaman obat kini kedatangan pendatang baru yang lumayan hebat. Mahkota dewa namanya. Ia bisa membuat penderita penyakit ringan macam gatal-gatal, pegal-pegal, atau flu, hingga penyakit berat seperti kanker dan diabetes,merasakan kesembuhan.

Mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Betapa tidak. Tanaman ini ternyata punya khasiat luar biasa. Ia bisa menyembuhkan gangguan kesehatan dari yang ecek-ecek hingga yang nyaris tak ada harapan sembuh. Kalau cuma pegal-pegal, sehari dua hari bakal hilang. Flu? Wah, itu tugas yang juga bisa dibereskan dalam sehari dua hari. Diabetes pun bakal takluk dalam beberapa bulan.

Bagaimana dengan kanker? Meski butuh waktu bulanan, tanaman ini pun sanggup melawannya sampai titik darah penghabisan. Paling tidak itu berdasarkan pengalaman empiris banyak orang, termasuk yang merasa sembuh dari penyakit pada organ hati atau jantung, hipertensi, rematik, serta asam urat.

Untuk mengolahnya jadi obat pun sangat gampang. Cuma dengan menyeduh teh racik terbuat dari kulit dan daging buah, cangkang buah, atau daunnya, bahan obat alami ini pun siap dipakai. Kalau enggak menghendaki rasa pahitnya, kita bisa sedikit bersusah payah mengolahnya menjadi ramuan instan. Rasanya ditanggung lebih sedap tanpa mengurangi khasiat.

Itulah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.

Dari alergi hingga kanker

Sebagian orang mungkin pernah sekadar melihatnya, sebagian lagi mendengar namanya pun tidak pernah. Wajar bila selama ini sangat sedikit orang tahu mahkota dewa. Apalagi khasiatnya. Bahkan, di banyak lembaga penelitian yang menangani tumbuhan berkhasiat obat belum ditemukan hasil penelitiannya. Sampai saat ini, setidaknya baru dr. Regina Sumastuti dari Jurusan Farmakologi, Universitas Gadjah Mada yang telah menelitinya. Itu pun masih terbatas pada pengujian terhadap efek antihistamin atau antialergi. Padahal, kalangan keraton Solo dan Yogyakarta telah lama mengenalnya dan memanfaatkannya sebagai tanaman obat. Beruntung, lama-lama manfaat luar biasa ini bocor ke kalangan awam.

Sekarang, tanaman ini seakan turun dari langit sebagai dewa penyelamat orang sakit. Berbagai kesaksian dikemukakan mereka yang telah merasakan khasiatnya. Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, yang menekuni pengobatan dengan mahkota dewa, ada 26 orang yang mengakui keampuhannya atau ditulis berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa.

Di antara mereka adalah Tuti Ariestyani Winata, yang setelah menjalani operasi pengangkatan kista di rahim, mengalami kemunduran kondisi tubuh. Badannya kurus, perutnya membuncit seperti sedang hamil tua, jari-jari kakinya menggemuk, tekanan darahnya naik-turun, dan Hb-nya sangat rendah.

Beberapa dokter yang dikunjunginya memberikan diagnosis berbeda. Ada yang mendiagnosisnya menderita kanker hati, sirosis hati, dan ada pula yang menyatakan dia menderita hepatitis kronis. Tak kunjung memperoleh kepastian penyakit yang dideritanya, atas saran Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah enam bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya membaik kembali.

Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker di payudara kanannya setelah menjalani operasi dua kali lagi untuk membersihkan kanker di payudara kirinya. Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasakan sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parlan di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini. Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain. Sayangnya, yang tidak berhasil tidak pernah terungkap, sehingga tidak bisa diketahui penyakit apa yang tidak mampu dilawan tanaman berbuah merah menyala ini.

Selama ini daun dan buah mahkota dewa dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai obat penyakit kulit, gatal-gatal, dan eksim. Penyakit tersebut ditandai dengan gejala gatal-gatal, pertanda adanya alergi terhadap agen tertentu yang mendorong sel-sel tubuh mengeluarkan histamin.

Soal kemampuan melawan penyakit kulit ini Sumastuti sudah membuktikannya. Dari penelitian secara in vitro menggunakan usus halus marmot, diketahui, memang benar daun dan buah mahkota dewa mempunyai efek antihistamin. Artinya, tanaman tersebut secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya sebagai obat gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, eksim, dan penyakit lain akibat alergi.

Penelitian lain masih kita tunggu untuk membuktikan khasiat luar biasa seperti yang dirasakan beberapa orang di atas. Namun, cerita dari mulut ke mulut rupanya sudah membuat orang, terutama yang sakit berat dan umumnya hampir putus harapan, percaya. Maka, orang pun mulai beramai-ramai mencari bagian berkhasiat mahkota dewa. Tak sedikit yang mencoba menanamnya di pekarangan rumah. Bahkan, ada yang melihat wabah ini sebagai peluang usaha untuk membudidayakan dan mengolahnya menjadi produk ramuan obat tradisional atau jamu dengan berbagai bentuk.

Dijadikan teh

Menanam mahkota dewa memang bukan perkara sulit. Tumbuhan, yang bisa hidup baik pada ketinggian 10 – 1.000 m dpl., ini bisa ditanam dari biji atau hasil cangkokan. Meski penanamannya bisa di dalam pot atau langsung di tanah, pertumbuhannya akan lebih baik bila ditanam di tanah. Tanaman dari biji biasanya sudah berbuah pada umur 10 – 12 bulan. Yang berasal dari cangkokan, mestinya berbuah lebih cepat.

Buah inilah bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat alami, di samping daun dan batang. Dari ketiga bagiannya, yakni kulit dan daging buah, cangkang (batok biji), serta biji, yang dimanfaatkan umumnya kulit dan daging buah serta cangkangnya. Buah muda berwarna hijau dan yang tua berwarna merah cerah.

Khasiat buah muda dan tua sama saja, jelas Ning. Sayang, senyawa apa yang terkandung dalam bagian-bagian buah, masih belum terungkap secara detil. Cuma, Hutapea dkk. (1999), seperti dikutip Sumastuti, menyatakan, dalam daun dan kulit buah makuto dewo terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin.

Ning menulis, dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam keadaan segar.

Cangkangnya memiliki rasa sepet-sepet pahit, lebih pahit dari kulit dan daging buah. Bagian ini juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung karena dapat mengakibatkan mabuk, pusing, bahkan pingsan. Namun, setelah diolah, bagian ini lebih mujarab ketimbang kulit dan daging buah. Ia dapat mengobati penyakit berat macam kanker payudara, kanker rahim, sakit paru-paru, dan sirosis hati.

Ada alasan mengapa biji mahkota dewa tidak dikonsumsi. �Bijinya sangat beracun. Kalau mengunyahnya, kita bisa muntah-muntah dan lidah mati rasa,� tambah Ning. Karenanya, bagian ini cuma digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit.

Sudah tentu untuk menjadikan daging buah atau cangkangnya sebagai obat, perlu pengolahan terlebih dulu. Bisa dijadikan buah kering, teh racik, atau ramuan instan. Namun, yang sering dilakukan adalah dengan menjadikannya teh racik dan ramuan instan.

Bagian lain yang bisa dijadikan obat adalah batang dan daun. Menurut Ning dalam bukunya, batang mahkota dewa secara empiris bisa mengobati kanker tulang. Sedangkan daunnya bisa menyembuhkan lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Cara memanfaatkan daun adalah dengan merebus dan meminum airnya.

Jangan kaget. Begitu minum ramuan mahkota dewa, kita segera merasakan serangan kantuk. Efek ini normal. Efek lainnya adalah mabuk. Untuk menghilangkan efek ini dianjurkan untuk minum air lebih banyak. Untuk konsumsi selanjutnya, takaran mahkota dewa perlu dikurangi. Jika masih tetap mabuk, sebaiknya untuk sementara hentikan dulu. Di samping efek buruk tadi ternyata masih ada efek baik-nya. Psst … kadang-kadang kaum pria ada yang libidonya meningkat, bisik Ning.

Menurut Ning, dalam proses menyembuhkan penyakit dalam atau penyakit serius macam kanker rahim, setelah pasien mengonsumsi seduhan mahkota dewa badannya bisa merasakan panas-dingin, bahkan kadang kala mengeluarkan gumpalan darah berbau busuk. Ini merupakan proses pembersihan penyakit, tulis Ning.

Penggunaannya bisa dalam bentuk ramuan tunggal bisa pula ramuan campuran. Pencampuran dengan tumbuhan obat lain dimaksudkan untuk memperkuat khasiatnya dan menetralisir racun. Juga untuk mengurangi rasa tidak enaknya, tutur Ning, yang mengaku sering melayani resep yang ditulis beberapa dokter.

Upaya penyembuhan menggunakan ramuan mahkota dewa, menurut Ning, tidak bisa cepat membuahkan hasil. Pengobatannya perlu dilakukan beberapa kali. Bahkan untuk penyakit berat yang kronis perlu waktu lama. Yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaannya mesti tidak melebihi yang dianjurkan. Kalau takarannya berlebih, pengaruh yang tidak diinginkan bisa muncul.

Mesti diingat, wanita hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. Seperti dikutip Ning, Sumastuti juga telah membuktikan mahkota dewa mampu berperan seperti oxytosin atau sintosinon yang dapat memacu kerja otot rahim sehingga memperlancar proses persalinan. Ini bisa membahayakan kehamilan yang masih muda.

Yang tak kalah penting, pesan Ning, dalam menggunakan ramuan mahkota dewa kita dianjurkan menyugesti atau menyakinkan diri bahwa ramuan ini manjur, berdoa untuk kesembuhan kita, dan tetap mengunjungi dokter untuk mengetahui perkembangan kesehatan kita.@ (I Gede Agung Yudana)

Sumber : http://www.mahkotadewa.com/Indo/info/artikel/intisari0102.htm
Katalog Produk & Harga

37 Responses to “Mahkota Dewa : Tanaman Penakluk Kanker”

  1. akbar septian said

    saya igin tahu tentang apa saja makanan ,entah sayuran atau buah-buahan untuk mengobati dampak dari kemoterapi? bagi penderita kanker rahim

  2. tetha said

    tolong lebih di jelaskan dgn mendetail bgaimana cara pembuatan ramuan dgn mahkota dewa

  3. darwin said

    saya punya bibit mahkota dewa. jika tertarik silakan hubungi nimer 085259200464.

  4. gue_nech... said

    ooo,,,,

    thanx yach ‘taz info’na…
    🙂

  5. hafiz said

    di jogja di man saya bisa dapatkan pohon mhkota dewa?plz contact me at this number
    081803002085

  6. Mahkota dewa kini banyak yang dijual dalam bentuk tablet. Selain itu, juga bisa diseduh dengan air hangat dan diminum seperti teh.

  7. taufik said

    asswrwb……..
    di rumah saya terdapat pohon mahkota dewa kira-kira 2 meter. banyak sekali buahnya, akan tetapi saya masing belum menemukan bagaimana cara mengolah juga memanfaatkan pohon mahkota dewa tersebut.
    bilamana ada yang memerlukan pohon ini untuk pengobatan (tidak untuk DIKOMERSILKAN) silahakan hubungi saya, 022-76062648 (taufik-bandung) insya allah saya bantu.

  8. Sony said

    Tolong, saya butuh informasinya…
    Teman saya anaknya berumur 5 tahun mengalami musibah, penyakit leukimia atau kanker darah telah menyerang di sendi2 badan. kemarin saya memberikan sebungkus daun mahkota dewa yang sudah dikeringkan, sesuai petunjuk sebanyak daun mahkota dewa kering direbus sebanyak 15 bh dan airnya diminum sebanyak 2 kali sehari, namun efek yang ada malah membuat anak itu kencing darah, bergumpal2…saya kuatir keadaan anak itu malah menjadi tidak stabil, mohon pencerahanya bagi siapa saja yang ahli dalam obat mahkota dewa ini, mohon kirim email ke sony_sjiulan@telkom.net terima kasih, moga2 informasi anda bisa menolong saudara kita yang lagi susah, amien…

  9. vivi said

    waaaahhhh aku lagi nyari info nieee

  10. assegaf said

    assalamu alikum wabaro katu, tolong kirim imformasi untuk saya mengenai manfaat buah mahkota dewa dan penjelasannya wassalam. salam succes buat kita semua.

  11. arifin said

    Assalamu’alaikum Wr.Wb,
    Mohon info apakah wanita hamil dan menyusui boleh minum ramuan mahkota dewa??
    Terima kasih.

    Arifin

    # Setahu saya tidak boleh..
    Wallahu a’lam

  12. arifin said

    Assalamu’alaikum Wr.Wb,
    Mohon info, adakah pengaruh negatif terhadap pertumbuhan bayi yg disusui jika si ibu minum mahtoka dewa karena terkena gejala kanker payudara.
    Terima kasih.

    Arifin

  13. budi said

    saya mau tanya… saya dapat informasi bahwa mahkota dewa dapat memulihkan aktivitas auto-imun menjadi normal (dalam hal ini untuk penderita lupus–SLE). apakah ini benar? bila ya, bagaimana dengan dosis anjurannya?

  14. emar lj. said

    dirumah saya didaerah bintaro, tumbuh pohon mahkota dewa dan berbuah banyak, bagi yang memerlukan dapat menghubungi kami di 92389125

  15. aney said

    trim’s ats infrmsinya.q jd bsa ngrjain mklh klmpkku. sekali lg q ngcpin mksh

  16. Deddy said

    Assalamu’alaikum,wr,wb
    Perkenalkan nama saya Deddy,
    saya mau tanya apakah ada suatu produsen penghasil jamu menggunakan bahan buah mahkota dewa?
    karena saya akan mencoba menembusi masalah bahan2 yang dibutuhkan?
    sekian dari saya..
    terima kasih.

  17. kristin said

    ass…
    saya mau tanya mahkota dewa bisa dipakai sbgai obat atau bisa menghambat pertumbuhan bakteri apa saja?? terima kasih

  18. P singgih said

    nyuwun cara meramu dan dosisnya. matur nuwun
    # wah, kalo tanya ke saya saya gak tahu Pak..
    karena saya murni pedagang, bukan tabib..
    Mungkin rekan2 lain ada yang tahu ??

  19. Rahmawati said

    Ass…. aku mau tanya nih…aku kan punya pohon mahkota dewa aku mau ngolah buahnya gmn ya caranya? atau gmn buah mahkota dewa itu biar bisa awet????
    makasih yah… kalau bisa surat balasanya dikirim ke email saya (ranissa63@yahoo.co.id)

  20. krismi said

    tolong diberi gambar dan khasiat-khasiatnya secara detail

  21. Isteri saya menderita kanker payudara, dan minum teh mahkota dewa. Rasa sakit berkurang, tapi belum sembuh total.

  22. ratna said

    saya punya tanaman di depan rumah buahnya sangat banyak
    setiap kali berbuah dan saya tidak menggunakannya.
    dimana alamat tempat2 pengolah mahkota dewa yang
    mau menampung. sayang jika dibiarkan membusuk.
    daerah saya di jakarta utara

  23. wawa said

    tolong dong sekalian apa gambar pohon dan buahnya..
    dan jg cara detail mebuat racikannya..
    tq…

  24. ismail 085721501750 said

    saya punya buah mahkota. silahkan kontak di 085721501750

  25. yusuf said

    Assalamualaikum..

    Saya berminat untuk membudidayakan tanaman mahkota dewa, saya mendapatkan bibitnya dari mana ya..
    Thank,s atas infonya saya tunggu di yusuf_2312@yahoo.co.id

  26. s.sudiono said

    Saya punya pohonnya , memang betul sangat berkasiat , bagi yang mau minta ( jmlh Sedikit )saya kasih, tapi kalau banyak ya…beli ya…

    Yang pasti sekedar informasi boleh ctc hp 08568235980
    Thks
    s.sudiono

  27. susan said

    saya mau nanja apakah buah mahkota dewa ini bisa menyembuhkan penyakit kista nggak?

  28. ruth said

    Wahhh…luar biasa manfaat dari buah mahkota dewa,dari namanya aja sdh menggambarkan bahwa pertolongan pengobatan diberikan oleh para dewa dewa melalui mahkotanya saja,apalagi klo langsung dewanya yg ngobati
    (Gak usah ditanggapi pernyataan,bercanda aja,tp klo mau menanggapi secara filosofis juga gak masalah)
    Terima kasih yg sebesar besarnya kita ucapkan buat Ibu Ning Harmanto yg sudah mau berbagi dan menceritakan khasiat,dan kegunaan serta cara pembuatan dan manfaat mengkonsumsi buah Mahkota Dewa,semoga bermanfaat dan dapat membantu saudara saudara kita berusaha sembuh dari penyakit yg dideritanya,baik kanker,tumor,kencing manis,asam urat,dan sebagainya.
    Dan untuk Ibu Ning sekali lagi saya ucapkan banyak ribuan terimakasih yg tak terhingga,semoga amal ibadah ibu mendapat berkat dan karomah

  29. ardi said

    bagaimana cr mengolah mahkota dewa??????????

  30. juliyanto said

    apa efek samping dari buah mahkota dewa, dan bagai mana cara pembuatan ramuan mahkota dewa dengan benar

  31. Bobby_Bee said

    Sarang semut ( Myrmecodia pendens) merupakan salah satu tumbuhan epifit dari hydnophytinae (Rubiaceae) yang dapat bersimbiosis dengan semut dan dikatakan bersifat epifit karena tumbuhan ini menempel pada tumbuhan lain tetapi tidak hidup secara parasit pada inangnya sehingga hanya sebagai termpat menempel saja.

    Kandungan dan Manfaat:
    Secara tradisi, sarang semut biasa digunakan sebagai tanaman obat oleh masyarakat pedalaman di bagian barat Wamena, Papua. Suku-suku di Bogondini dan Tolikara lazim memanfaatkannya untuk mengatasi rematik dan asam urat. Sarang semut mengandung flavonoid dan tanin. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan, yang bisa mencegah sekaligus mengatasi serangan kanker. Mekanisme kerja flavonoid dalam mengatasi kanker dengan membuat karsinogen tidak aktif, penghambat siklus sel, dan induksi apoptosis. Di samping itu, juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E, yang berefek antioksidan efektif. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dalam menangkal radikal bebas dan sebagai antikanker.

    Dilihat dari kandungannya, maka sarang semut, menurut penelitian, hampir bisa mengatasi berbagai jenis kanker.
    Demikian juga sarang semut bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung dan kebocoran jantung. Khasiat sarang semut mengatasi jantung bocor diperkirakan akibat kendungan sarang semut yang kaya mineral. Sarang semut mengandung 0,37 g kalsium, 68,58 mg natrium, dan 3,61 g kalium per 100 g. Dalam metabolisme tubuh, kalsium dan natrium berperan memberbaiki kerja jantung dan impuls saraf. Sedangkan kalium berperan mengatur ritme jantung. Jika kebocoran jantung disebabkan infeksi kuman, maka senyawa yang berperan mengatasinya adalah flavonoid. Dalam banyak kasus flavonoid berperan langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Senyawa flavonoid terkandung dalam serbuk maupun ekstrak air sarang semut.

    jikalau berminat hub saya di 081929106698 (an.Bobby Fox)

  32. via said

    ada mahkota dewa yg sdh kemasan gak?cara pesannya gmn?

  33. andri wahyudi said

    mas tolong dong jelaskn cara mengkonsumsi yg lbh efektif.apkh diseduh atau utk obt luar aj. soalnya ibu saya terkena gatal2, udh gx mempan pke obat medis.krm ya ke email sya, info mas sgt brarti buat sya…trim’s

  34. mudahmudahan bermanfaatbagi kita semua

  35. tony said

    saia punya pohon mahkota dewa dan berbuah banyak..saya bingung untuk mengolahnya. mohon infonya ke no 08568243161

    • ronysetyo said

      # Mudah2an pesan antum dibaca para pencari buah mahkota dewa akh..Saya sarankan antum ikutan milis agromania@yahoogroups.com
      Insya Allah banyak faedah di dalamnya baik dari sisi pengetahuan maupun dari sisi usaha
      Mudah2an segalanya dmudahkan Allah
      Barakallahu fiikum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: